Fitur-Fitur IPv6

logo IPv6Fitur-Fitur IPv6 – Pada artikel sebelumnya saya sudah membahas pengenalan IPv6. Maka setelah kita mengenal IPv6 kita dapat mencari tahu apa saja fitur yg diberikan IPv6. IPv6 mempunyai beberapa fitur yang mampu mengantisipasi perkembangan aplikasi masa depan dan mengatasi kekurangan yang dimiliki pendahulunya yaitu IPv4. Berikut adalah fitur-fitur yang dimiliki oleh IPv6 :

1. Jumlah IP Address yang sangat banyak
IPv6 terdiri dari 128 bit, dengan jumlah IP Address yang dapat dipakai mencapai 3.4 x 10^38. Jumlah ini sangatlah besar. Alokasi IP Address yang sangat banyak ini berguna untuk memberikan IP Address kepada hampir semua perangkat yang ada disekitar kita.
 
2. Autoconfiguration
IPv6 dirancang agar penggunanya tidak dipusingkan dengan konfigurasi IP Address. Komputer pengguna yang terhubung dengan jaringan IPv6 akan mendapatkan IP Address langsung dari router sehingga nantinya DHCP server tidak diperlukan lagi. Autoconfiguration nantinya akan sangat berguna bagi peralatan mobile internet karena pengguna tidak direpotkan dengan konfigurasi sewaktu berpindah tempat dan jaringan.
 
3. Security
IPv6 telah dilengkapi dengan protokol IPSec, sehingga semua aplikasi telah memiliki keamanan yang optimal bagi berbagai aplikasi yang membutuhkan keamanan.
 
4. Quality Of Service
IPv6 memiliki QoS yang terintegrasi dengan baik sehingga semua aplikasi yang berjalan diatas IPv6 memiliki jaminan QoS, terutama lagi bagi aplikasi yang sensitif terhadap delay (seperti VoIP dan streaming video).
Setelah itu, berikut adalah Fitur yang merupakan perbaikan dari IPv4, sebagai berikut :
perbandingan IPv6 dan IPv4
1. Format Header Baru
Header yang terdapat di IPv6 memiliki format baru yang dapat berguna untuk menjaga agar overhead header minimum. Caranya dengan menghilangkan field-field yang tidak diperlukan dan beberapa field pilihan yang ditempatkan setelah header IPv6.
2. Range Alamat yang Lebih Besar
IPv6 memiliki 128-bit untuk masing-masing alamat IP source dan destination. Meskipun 128-bit sudah dapat menampung sekitar 3.4 x 1038 kemungkinan kombinasi, tetapi di IPv6 juga dapat diimplementasikan berbagai level subnetting dan alokasi alamat dari backbone internet ke subnet individual dan organisasi. Dengan lebih banyak tersedianya alamat yang digunakan, maka teknik konservasi seperti NAT tidak dibutuhkan lagi.
3. Pengalamatan Lebih Efisien
Pada jaringan IPv6, router backbone memiliki table routing yang lebih kecil berdasarkan infrastruktur routing dari ISP.

4. Konfigurasi Alamat Secara Stateless dan Statefull
IPv6 mendukung konfigurasi pengalamatan secara statefull, seperti pada saat konfigurasi alamat menggunakan Server DHCPatau secara stateless yang tanpa menggunakan server DHCP. Pada konfigurasi kedua, host secara otomatis mengkonfigurasi dirinya sendiri dengan alamat IPv6 untuk link yang disebut dengan alamat link-lokal dan alamat yang diturunkan dan ditransmisikan oleh router local. Bahkan, tanpa adanya router sekalipun, host yang berada pada link yang sama dapat secara otomatis mengkonfigurasi dirinya sendiri dengan alamat link local dan berkomunikasi tanpa harus mengkonfigurasi secara manual.

5. Dukungan QoS yang lebih baik
Header IPv6 memiliki field baru untuk mendefinisikan bagaimana trafik ditangani dan diidentifikasi. Identifikasi trafik menggunakan Field Flow Label pada header IPv6 yang memungkinkan router mengidentifikasi dan memberikan perlakuan khusus terhadap paket yang ditransmisikan dari source ke destination. Dikarenakan trafik diidentifikasikan di header IPv6, maka dukungan QoS dapat tetap diimplementasikan meskipun payload paket terenkripsi melalui IPsec.

6. Built-in Security

Dukungan terhadap IPsec merupakan Requirement yang ada pada protocol IPv6 ini. Requirement ini memberikan dukungan terhadap keamanan jaringan yang diperlukan dan menawarkan interoperabilitas antara implementasi IPv6 yang berbeda.

7. Ekstensibilitas

Fitur IPv6 yang ini untuk  mempermudah menambahkan fitur baru dengan menambahkan header ekstensi setelah header IPv6. Tidak seperti opsi yang ada pada header IPv4, yang hanya mendukung 40 byte opsi, ukuran dari header ekstensi IPv6 ini hanya terbatasi oleh ukuran dari paket IPv6 itu sendiri.

Demikian informasi tentang Pengenalan Fitur-Fitur IPv6, Terima kasih telah berkunjung ke blog sederhana unlimitechno. Baca juga artikel sebelumnya tentang Cara Ampuh Mempercepat Koneksi Internet Terbaru, Semoga Bermanfaat bagi para pembacanya dan Terima Kasih sudah berkunjung 🙂

Incoming search terms:

Fitur-Fitur IPv6 | sirot | 4.5